Nyala 200 Tahun Perang Diponegoro

Buku Nyala 200 Tahun Perang Diponegoro hadir sebagai pendamping pameran seni rupa untuk memperingati dua abad Perang Diponegoro. Isinya bukan sekadar catatan sejarah, tapi perjalanan visual bagaimana sosok Pangeran Diponegoro terus dihidupkan lewat seni dari abad ke-19 hingga era digital.

Kita diajak melihat karya Raden Saleh (Penangkapan Pangeran Diponegoro, 1857) yang menjadi tonggak seni modern Indonesia, lalu Basoeki Abdullah (Diponegoro Memimpin Pertempuran, 1950), hingga seniman kontemporer dengan instalasi, video art, dan augmented reality. Semua karya ini menunjukkan tafsir yang berbeda, tetapi berpijak pada semangat perlawanan Diponegoro: keberanian, keteguhan, dan cinta tanah air.

Dengan teks bilingual Indonesia–Inggris dan visual yang kaya, Nyala menjadi lebih dari katalog pameran. Ia adalah refleksi kolektif: bahwa perjuangan dua abad lalu masih menyala, memberi inspirasi bagi generasi hari ini untuk membaca ulang sejarah dan identitas bangsa.

Penulis: Amanda Ariawan, Citra Smara Dewi, Dio Pamola C., Putra Hidayatullah
Terbit: Oktober 2025
Ukuran: 20 x 26,5 cm
Stok: 0 Eksemplar
Berat: 0,60 kg
Versi cetak: Tersedia
Versi digital: Tidak tersedia


Posted

in

by